Kamis, 14 November 2013

Murai Batu Lampung

Dari begitu banyak burung kicauan di Indonesia, Murai Batu mempunyai penilaian istimewa di kalangan para penghobi burung kicauan. Bisa dibilang Murai Batu sebagai ikon burung kicauannya Indonesia. Walaupun kita juga tau beberapa jenis Murai Batu terdapat di negara lain, seperti Murai Batu Thailand, Malaysia, Filipina (Murai Luzon, Murai Cebu).

Berbicara mengenai Murai Batu, tidak terlepas dari jenisnya yang beragam. Untuk itu, pada artikel ini penulis akan membatasi pembahasan hanya mengenai Murai Batu Lampung. Sebab, sangat sedikit artikel yang membahas tentang Murai Batu jenis ini, jika kita bandingkan dengan Murai Batu Medan atau Murai Batu Aceh. Sehingga, kefamiliaran Murai Batu Lampung tidak begitu dikenal.

Keberadaan

Murai Batu Lampung masih masuk ke dalam spesies Copsychus Malabaricus, spesies yang penyebaran paling dominan di wilayah Sumatera. Namun, meskipun masih bisa dikatakan dalam ruang lingkup wilayah yang sama. Murai Batu Lampung memiliki perbedaan dengan kedua jenis Murai Batu saudaranya, Murai Batu Medan dan Nias. Perbedaan paling mencolok yaitu pada ekornya yang lebih pendek.

Populasi yang masih sering dijumpai Murai Batu jenis ini tepatnya di kawasan Krakatau, Lampung. Hanya saja mungkin saat ini kita akan kesulitan untuk menemukannya, sekalipun kita berada di habibat aslinya yaitu daerah Lampung. Mengingat, perburuan dan pengalihfungsian Hutan masih berlanjut.

Ciri-ciri


Mungkin dari segi fisik, objek yang paling mudah untuk membedakan Murai Batu Lampung yaitu pada ekornya yang pendek (10-12 cm) terdapat bulu berwarna putih di bawah ekor bawah dan tubuhnya yang berukuran kecil. Karena apabila melihat dari sisi lain, hampir sama dengan Murai Batu pada umumnya. Alternatif selanjutnya untuk mengetahui jenis Murai Batu Lampung adalah dengan memperhatikan tingkah lakunya ketika bertarung. Kebiasaan yang sering dilakukannya yaitu dengan menaik turunkan kepalanya, seolah mematuk. Berbeda dengan Murai Batu Borneo yang ketika bertarung suka memekarkan bulu dadanya.

Kelebihan dan Kekurangan

Dari segi kemampuan, Murai Batu Lampung juga memiliki kicauan yang tidak kalah hebat. Sama seperti Murai Batu pada umumnya yaitu mampu menirukan berbagai suara burung kicauan lainnya, tinggal kemampuan pemilik saja dalam mengolah variasi suara kicauannya. Tetapi sedikit kekurangan dari Murai Batu Lampung. yang banyak tidak disukai penghobi adalah Mental bertarungnya yang lemah. Apabila bertemu lawan yang tidak sebanding, maka Murai Batu ini langsung down kemampuannya, dengan kata lain tidak ada lagi perlawanan. Dengan demikian, untuk mengikutkan sertakan di arena lomba, haruslah Murai Batu Lampung yang benar-benar sudah matang mentalnya.

Sedangkan melihat bentuk fisik dengan ekor yang lebih pendek, ada dua pandangan. Penghobi pertama berpendapat, ukuran ekor yang sedikit lebih pendek merupakan keuntungan dari Murai Batu Lampung, akan mendukung kelancaran suara kicauan dan bergerak lincah karena Murai Batu tersebut tidak membutuhkan stamina yang besar dalam menopang tubuhnya. Sebagian lagi berpendapat, ekor yang pendek merupakan kekurangan Murai Batu Lampung sebab akan terlihat tidak menawan atau indah dipandang.

Tetapi, apabila dilihat dari segi harga jual di pasaran. Harga Murai Batu Lampung di atas harga Murai Batu Kalimantan. Itu artinya, Murai Batu Lampung masih memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran., kisaran 1,5- 2 jutaan.

Beli buku terkait



Oleh : Roma Doni
Referensi : http://muraibatusumatera.blogspot.com/2011/04/murai-batu-sumatera.html
Photo : duniaburungku.blogspot.com


Related Posts :