Senin, 17 Februari 2014

Cara Mengobati Murai Batu yang Keracunan

Murai batu adalah jenis burung ocehan yang bersuara merdu dan habitatnya paling banyak ditemukan di hutan dan pegunungan. Banyaknya permintaan terhadap burung murai batu membuat banyak pula orang-orang yang melakukan perburuan dengan berbagai cara untuk menangkap sebanyak-banyaknya burung murai batu. Yang jadi permasalahannya ialah tidak hanya dilihat dari timbulnya kelangkaan populasi murai batu di alam liar tapi juga yang menjadi masalah ialah metode yang digunakan dalam penangkapan murai batu di hutan.

Murai batu yang diranjau di hutan kebanyakan dengan menggunakan ramuan yang dicampur adukkan dalam makanannya sehingga ketika murai batu memakannya mengakibatkan ia lemas tak bisa bergerak dalam beberapa waktu. Tapi ramuan yang digunakan untuk meranjau burung murai batu tersebut seringkali menyebabkan keracunan bagi murai batu yang menyantapnya. Oleh karena jika tak cepat ditangani maka murai batu tersebut bisa saja akan mati sia-sia begitu saja sebelum dapat dijual di pasaran.

Nah, adapun cara yang bisa digunakan untuk mengobati burung murai batu yang keracunan ialah dengan memperhatikan metodenya di bawah ini:

  • Diberi air kelapa hijau

    Burung murai batu yang keracunan bisa jadi mengakibatkan ia kekurangan cairan tubuh yang menyebabkan tubuhnya menjadi lemas dan susah bergerak. Dari itu air kelapa hijau dapat menjadi solusinya untuk mengganti cairan ion tubuhnya yang hilang dengan cara meletakkan air kelapa di cawan tempat minumnya. Biarkan murai batu meminum air kelapa hijau cukup setengah hari yang diberikan rutin selama satu minggu sampai keadaannya membaik kembali.

    Yang sama-sama kita ketahui bahwa air kelapa hijau mempunyai khasiat yang dapat menggantikan ion tubuh yang hilang akibat dehidrasi yang disebabkan oleh kelelahan dalam beraktivitas. Adapun penyebab air kelapa hijau begitu ampuh dalam menetralisir racun bagi burung murai batu disebabkan tingginya kandungan unsur nitrogen yang banyak mengandung protein yang tersusun atas asam amino.

  • Diberi suntikan Antitoxin

    Pemberian suntikan antitoxin sangat dianjurkan untuk bertanya dahulu kepada dokter hewan disebabkan jika pemberiannya berlebihan kepada murai batu dapat memperparah racun yang berada di tubuh murai batu. Adapun khasiat dari antitoxin ini ialah dapat menetralisir bahkan mematikan virus yang terdapat pada burung murai batu yang keracunan. Tidak hanya untuk burung murai batu, antitoxin juga dapat diberikan untuk jenis burung yang lain bahkan ayam.

  • Getah kemiri dan getah gambir

    Menggunakan getah kemiri dan getah gambir telah menjadi kebiasaan umum yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat di Indonesia seperti di Medan, Tapanuli dan Padang. Khasiat dari getah kemiri dan getah gambir ialah yang dapat membunuh bakteri yang terdapat tubuh. Murai batu yang terkena racun di tubuhnya dapat diberikan getah kemiri dan getah gambir dengan dicampurkan dalam makanannya atau disuntikkan pada jangkrik yang akan dimakannya.

    Kadar getah yang dianjurkan untuk diberikan kepada burung murai batu ialah hanya seujung kuku dengan cara digerus dan dihancurkan sampai menjadi halus yang selanjutnya ditetesi air sebanyak lima tetes yang selanjutnya dapat diberikan kepada burung murai batu. Cara mendapatkan getah kemiri dan getah gambir ialah dengan menyayat sedikit pada pohonnya lalu ditampung atau jika tak ingin repot dapat dibeli di pasar tradisional yang menjual berbagai jenis rempah-rempah.

Yups, itu adalah beberapa cara yang dapat anda terapkan untuk mengobati burung murai batu anda yang mengalami keracunan. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan anda dan saya untuk menjadikan murai batu kesayangan anda tetap menjadi nomor satu. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://indonesiamuraibatu.blogspot.com/2011/12/tips-mengatasi-mb-keracunan.html


Related Posts :