Selasa, 11 Maret 2014

Jenis-Jenis Serangga yang Tidak Boleh Dimakan Murai Batu - 1

Di alam liar burung murai batu hidup bebas melakukan apa saja yang disukainya. Termasuk di dalamnya berburu makanan seperti serangga. Tapi, walaupun demikian murai batu yang hidup di alam liar melakukan pilah-pilih makanan terutama serangga yang ingin disantapnya. Hal ini dilakukannya tak lain untuk melindungi dirinya dari racun yang terdapat pada serangga tersebut. Sebab ada beberapa jenis serangga yang hidup di hutan telah dipersenjatai oleh racun di tubuhnya yang digunakannya untuk bertahan dan juga untuk menangkap mangsanya.

Dari itu murai batu yang hidup dalam penangkaran dan yang dipelihara oleh manusia diharuskan mengetahui berbagai jenis-jenis serangga yang mempunyai racun yang tidak boleh dimakan oleh burung murai batu. Karena racun yang terdapat pada serangga jika sampai tertelan oleh murai batu dapat mengganggu kesehatannya dan bahkan bisa membawa kematian. Oleh karena itu artikel mengupas pembahasan khusus mengenai jenis-jenis serangga beracun yang tidak boleh dimakan oleh burung murai batu Anda.
  • Kecoa

    Kecoa adalah serangga kecil yang gemar hidup di tempat-tempat kotor seperti selokan dan tempat yang lembab. Sehingga di dalam tubuh kecoa ini terdapat banyak bakteri yang bisa menjangkit siapapun yang berani memakannya. Dan yang dikhawatirkan bagi pemelihara burung murai batu yang tidak mengetahui ini bisa jadi menangkap kecoa dan memberikannya kepada burung murai batunya.

    Padahal jika sampai burung murai batu menyantap kecoa yang penuh dengan bakteri maka tubuhnya akan terjangkit bakteri yang ada di tubuh kecoa tersebut dan selanjutnya murai batu akan jatuh sakit. Dan sakit yang bisa menyerang murai batu yang memakan kecoa adalah sakit perut yang mengeluarkan kotoran lendir. Oleh karena itu disarankan agar anda jangan sampai memberikan murai batu anda kecoa sebagai pakan penggantinya dan coba berikan pakan alternatif seperti telur ayam atau ikan guppy.


  • Walang sangit

    Kenal dengan walang sangit yaitu serangga yang gemar hinggap di pepohonan yang sedang berbuah. Bagi masyarakat walang sangit dianggap hama sebab racun di tubuhnya mampu untuk merusak buah menjadi busuk dan tidak bisa dikonsumsi. Begitu juga bagi burung murai batu diharapkan jangan sekali-kali diberikan pakan walang sangit dengan alasan apapun. Karena walang sangit mempunyai racun yang berbau busuk yang dapat mengakibatkan burung murai batu akan kehilangan suaranya dalam beberapa hari bahkan ada yang mati tanpa mendapatkan perawatan untuk menghilangkan racunnya.


  • Ngengat

    Dari beberapa serangga yang mengandung racun berbahaya adalah ngengat salah satunya. Serangga kecil ini biasanya hidup di hutan dan di pedesaan tapi tak satupun orang menganggap ngengat aman dimakan oleh burung ocehan termasuk burung murai batu. Secara umum ngengat terdiri dari beberapa spesies seperti ngengat zebra sayap panjang, ngengat burnet, ngengat kaisar, ngengat daniid, ngengat tawon, dan ngengat macan.



    Kesemua jenis ngengat tersebut sangat beracun dan dampak racunnya juga beragam seperti merusak organ tubuh bagian dalam, menjadikan darah tidak mengental, merusak saluran pernapasan, dan mengandung racun sianida yang dapat membunuh manusia, mamalia dan burung. Sehingga sangat diharapkan anda jangan coba-coba memberikan burung murai batu anda makanan ngengat karena racunnya sangat berbahaya dan bisa membunuh.

Bersambung ke Bagian 2

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://omkicau.com/2013/10/17/11-serangga-yang-harus-dihindari-burung-anda/
Gambar:
1. http://thenewheretics.files.wordpress.com/2009/09/cockroach-3.jpg
2. http://www.sebenarnya.com/2013/06/7-hewan-paling-bau-di-dunia.html
3. http://www.tempo.co/read/news/2013/05/11/061479512/Ngengat-Lilin-Mendengar-Frekuensi-Suara-Tertinggi


Related Posts :