Jumat, 16 Mei 2014

Jenis Ulat Yang Baik Bagi Murai Batu

Mengenal pakan murai batu sangatlah diperlukan untuk membuat stamina dan kesehatan murai batu dapat selalu terjaga. Nah, kita telah mengetahui bahwa makanan untuk murai batu banyak ragamnya yang diantaranya kroto, kuning telur ayam, jangkrik dan belalang. Mencermati dari banyaknya jenis makanan untuk murai batu jelas bahwa murai batu adalah burung yang istimewa. Tetapi dari semua jenis makanan tersebut ada satu jenis makanan lagi yang diminati oleh murai batu yaitu jenis ulat. Dari itu artikel ini akan mengulas mengenai dua jenis ulat yang biasanya disantap oleh murai batu sebagai pakan hariannya selain kroto dan jangkrik. Dan kedua jenis ulat tersebut adalah jenis ulat hongkong dan jenis ulat bambu. Kedua ulat ini sama-sama mempunyai khasiat yang sangat ampuh untuk mengencangkan kicauan burung murai batu. Maka dari itu bacalah artikel ini sampai tuntas untuk menyimak kedua jenis ulat tersebut.

1. Ulat Hongkong

Ulat hongkong yang baik diberikan untuk pakan murai batu ialah ketika ulat hongkong tersebut mati bukan dalam keadaan hidup. Ulat hongkong memang terbilang jenis makanan yang bermutu tinggi karena memiliki 48% kandungan nutrisi, 40% lemak kasar, 3% kadar abu, dan 57% kadar airnya. Dan manfaatnya dapat membuat kicauan burung murai batu semakin bagus dibandingkan murai batu yang tidak diberi pakan ulat hongkong. Maksud mengapa ulat hongkong disajikan untuk burung murai batu dalam keadaan mati ialah mengurangi kadar lemak yang terkandung pada ulat hongkong sehingga aman dikonsumsi oleh murai batu. Murai batu yang memakan ulat hongkong hidup-hidup akan berdampak negatif yang dapat merusak mata murai batu dan mengganggu pencernaannya.



Cara efektif untuk mematikan ulat hongkong sebelum dimakan burung murai batu menggunakan cara khusus sehingga tidak menghilangkan nutrisi penting yang harus diterima oleh murai batu. Yakni caranya dengan merendam ulat hongkong ke dalam air hangat, setelah mati baru diberikan kepada burung murai batu. Pemberian ulat hongkong untuk burung murai batu tidak boleh berlebihan yaitu seminggu hanya dua kali. Disebabkan efeknya kalau dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan murai batu menjadi gemuk dan susah untuk berkicau.

2. Ulat Bambu

Selanjutnya juga ulat jenis lain seperti ulat bambu juga ulat yang baik diberikan kepada burung murai batu. Ulat jenis ini berbeda dengan ulat hongkong, perbedaannya dilihat dari kulit yang dipunyai ulat bambu lebih tipis dan lunak dan kandungan kitinnya cukup sedikit sehingga aman diberikan kepada murai batu dalam jangka waktu yang lama. Ulat bambu biasanya diberikan untuk murai batu ketika murai batu masih kecil dan juga ketika murai ingin bertarung. Manfaat dari ulat bumbu untuk murai batu ialah dapat meningkatkan stamina ketika ingin bertarung sehingga bagi murai batu yang diberikan pakan ulat bumbu tidak akan mudah lelah saat bertarung. Dan manfaat lainnya dari ulat bambu ialah mempercepat pertumbuhan pada burung murai batu yang masih muda.



Dari itu dua jenis tipe ulat tersebut mempunyai manfaat yang besar terhadap memasterkan kicauan dan mempertahankan stamina burung murai batu kesayangan Anda. Dari itu setelah membaca artikel ini anda dapat memasukkan dua jenis ulat tersebut ke dalam daftar menu makanan burung murai batu peliharaan anda. Dan tetap perhatikan takaran pemberian kedua jenis ulat tersebut untuk dikonsumsi burung murai batu. Okey.

Beli buku terkait



Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://fansburung.blogspot.com/2012/11/ulat-hongkong-tidak-boleh-dikonsumsi.html
http://caraberternak.com/ulat-bambu-1/
Sumber Gambar:
1. http://www.bebeja.com/wp-content/uploads/2013/09/ulat-hongkong.jpg
2. http://www.fobi.web.id/v/lepido/f-hes/eri-thr/Erionota-thrax_Sukaresmi_Ian.jpg.html?g2_imageViewsIndex=1


Related Posts :