Jumat, 13 Juni 2014

Cara Mudah Menghindarkan Burung Murai Batu Dari Penyakit

Burung murai batu adalah salah satu dari ribuan burung ocehan yang paling diminati oleh masyarakat di Indonesia. Sehingga bagi pemilik burung murai batu akan merawatnya sebaik mungkin agar terhindar dari berbagai jenis penyakit. Dan akhirnya burung murai batu yang mendapat perhatian penuh dari pemiliknya akan lebih mudah menurut dan tidak terlalu sulit dalam melatih kicauannya. Tentunya ini adalah harapan bagi semua pemilik burung murai batu.

Tapi pada kenyataannya tidak semua burung murai batu yang dipelihara mendapatkan perhatian berupa perawatan rutin dari pemiliknya sehingga penyakitpun mudah menjangkiti burung murai batu tersebut. Dan pada akhirnya burung murai batu akan sakit dan bahkan bisa mati. Sedari itu memang menjaga kesehatan dengan merawatnya secara rutin adalah kunci pokok untuk menghindarkan burung murai batu dari penyakit.

Nah, artikel ini membahas mengenai cara mudah atau praktis untuk mengindarkan burung murai batu dari penyakit. Sehingga anda sebagai pemilik burung murai batu dapat menerapkan apa yang tertulis dalam artikel ini dan bacalah sampai tuntas. Dan ini adalah penjelasan mengenai cara-caranya:

  • Mengatur pakan dan minumnya

    Makanan untuk murai batu sangat perlu untuk diperhatikan karena jika salah dalam memberikan makanan untuk murai batu akan mendatangkan penyakit. Nah, pilihlah makanan berupa kroto, voer, telur ayam, atau yang lainnya yang masih dalam keadaan segar atau terhindar dari bakteri, jamur, dan virus. Sehingga burung murai batu menyantapnya akan merasa bertenaga dan mudah dalam berkicau. Di samping itu dapat juga memvariasikan jenis makanan untuk burung murai batu dengan memberikan beberapa jenis makanan dalam waktu yang berbeda-beda. Misalnya untuk hari pertama burung murai batu menu makanannya adalah kroto dan pada hari kedua adalah jangkrik dan begitu seterusnya. Tujuannya tak lain agar murai batu tidak mudah bosan terhadap menu makanannya. Dan juga Anda dapat memberikan tambahan asupan makanan berupa vitamin yang bisa diberikan dua kali dalam seminggu. Dan untuk minumnya Anda dapat mengganti minumannya selang dua hari dan juga rutin untuk mencuci tempat minumnya.

  • Selalu membersihkan kandang/sangkar

    Sangkar atau kandang yang ditempati oleh murai batu perlu mendapatkan perhatian oleh pemiliknya dengan melakukan pembersihan rutin untuk membasmi berbagai jenis kuman dan bakteri yang menempel di dalam sangkar. Murai batu yang hidup dalam sangkar yang kotor, bau, dan pengap akan mudah terjangkit penyakit dan gampang untuk stres. Sehingga dengan melakukan perawatan terhadap kandang murai batu maka akan dapat menjauhkannya dari berbagai jenis penyakit. Dan umumnya dalam perawatan kandang/sangkar burung murai batu ialah dengan melakukan pembersihan terhadap sisa-sisa makanan dan kotoran burung, mencuci sangkar dengan deterjen anti bakteri lalu menjemurnya hingga kering, menyemprotkan cairan disenfektan untuk membunuh bakteri atau kuman. Membersihkan kandang tidak harus tiap hari tapi rutin dilakukan paling tidak seminggu sekali lakukanlah perawatan terhadap kandang burung murai batu.

  • Perawatan terhadap kondisi burung murai batu

    Burung murai batu yang berada di dalam sangkar perlu mendapat perawatan rutin dari pemiliknya dengan memeriksa kondisinya saat pagi dan sore hari. Pemeriksaan kondisi tersebut bertujuan untuk memastikan keadaan burung murai batu dan kalau terjadi perubahan misalnya sakit cepat dalam penanganannya. Di samping itu juga dengan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi burung murai batu dapat mengurangi tingkat risiko burung murai batu terjangkit penyakit seperti flu, jamuran, serak suara, dan lainnya.

Nah, itulah penjelasan mengenai cara mudah untuk menghindarkan burung murai batu dari penyakit mulai dari mengatur makanan dan minumnya, merawat kandang/sangkar, dan selalu memeriksa kondisi burung murai batu. Sehingga dengan menerapkan tips-tips tersebut dapat menjadikan burung murai batu Anda tetap sehat dan kicau suaranya semakin merdu. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://kicaukan.blogspot.com/2014/01/cara-mencegah-burung-kicau-tidak-sakit.html
http://omkicau.com/artikel-lengkap/peta-penyakit-burung/


Related Posts :