Rabu, 23 Juli 2014

Mengenal Jenis-jenis Cacing yang Menyerang Burung Murai Batu - 2

  • Cacing Tenggorokan

    Cacing Tenggorokan adalah jenis cacing yang hidup pada bagian tenggorokan makhluk hidup seperti manusia dan burung. Bagi burung murai batu yang dihinggapi oleh cacing tenggorokan akan mengalami pusing pada bagian kepalanya karena tersumbatnya aliran oksigen pada bagian tenggorokannya.

    Gejala lainnya ialah burung murai batu akan mengeluarkan lendir seperti ingus karena terganggunya saluran pernapasannya oleh cacing tenggorokan. Burung murai batu yang terlalu lama ditinggali oleh cacing tenggorokan yang telah menunjukkan tanda-tanda dan bahkan sudah semakin kronis maka burung murai batu bisa mati akibat terganggunya saluran pernapasannya.

    Cacing tenggorokan yang menghinggapi tenggorokan burung murai batu disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya ialah pakannya yang sudah basi atau tidak layak lagi, kondisi minumannya yang telah lama tidak diganti atau berasal dari air sumur, kondisi kandang yang kotor, dan terjangkit dari burung ocehan lain yang ada di sekitarnya. Sehingga sekiranya burung murai batu dapat diperhatikan selalu kebersihan kandang dan makanannya serta jaga selalu kesehatannya dengan memberikan perawatan rutin yang menjauhkannya dari serangan parasit cacing tenggorokan.


  • Cacing Pita

    Cacing pita atau disebut Taenia sebagai nama ilmiahnya yang tempat hidupnya ialah pada bagian usus makhluk hidup seperti manusia, sapi, babi, bahkan burung ocehan. Caci pita mempunyai tiga spesies yakni taenia solium, taenia saginata, dan taenia asiatica. Ketiga jenis spesies cacing pita tersebut sama berbahaya dan menyebabkan makhluk hidup yang ditinggalinya akan mengalami sakit berupa sakit perut, diare, dan kehilangan berat badan.

    Cacing pita asalnya ialah dari hewan babi dan sapi yang memakan makanan yang mengandung telur Taenia selanjutnya telur tersebut menetas dan berkembang biak dalam tubuh hewan babi dan sapi. Lalu saat cacing pita telah dewasa dan mengeluarkan telurnya maka cacing pita dewasa akan keluar melalui kotoran hewan tersebut dan biasanya kotoran dari hewan tersebut dimanfaatkan sebagai pupuk kandang untuk sayuran dan buah-buahan. Manusia yang menyantapnya tanpa melakukan proses pemasakan secara matang atau mendidih akan terjangkit oleh telur cacing pita yang selanjutnya telur tersebut akan menetas dan bersemayam dalam usus manusia. Akibatnya manusia yang telah dijangkiti oleh cacing pita akan sakit pada bagian ususnya.

    Sedangkan bagi burung murai batu yang telah terjangkit oleh cacing pita umumnya gejalanya ialah kekurangan berat badan atau kurus, lesu, tidak bersemangat, kehilangan nafsu makan, diare, burung akan membuka paruhnya yang pertanda dia kehausan, dan bulunya akan tampak kusam dan kasar. Penyebab burung murai batu dijangkiti oleh cacing pita ialah kehadiran lalat yang membawa parasit telur cacing pita di tubuhnya dan lalat yang bertengger di kandang burung murai batu akan menjatuhkan telur cacing pita tersebut.



    Bisa jadi telur tersebut jatuh di alas kandang, di tempat makan, dan minuman. Sehingga burung murai batu yang menyantap makanan dan minuman yang sudah tertular telur cacing pita maka akan masuk ke dalam ususnya untuk berkembang biak. Sedari itu dikatakan kembali bahwa menjaga kebersihan kandang, makanan, minuman, dan kesehatan burung murai batu itu sangat penting sekali. Gunanya untuk menghalau berbagai jenis penyakit yang bisa menyerang burung murai batu termasuk parasit cacing pita.

Yups, itulah penjelasan yang cukup panjang mengenai berbagai jenis cacing yang menyerang burung murai batu. Sehingga dengan membaca artikel ini akan menambah pengetahuan kita mengenai jenis-jenis cacing yang berbahaya bagi burung murai batu dan kita bisa cepat dalam pengobatannya jika burung murai batu telah dijangkiti oleh cacing tersebut serta kita selalu sadar untuk menjaga kebersihan dan kesehatan burung murai batu. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://omkicau.com/artikel-lengkap/peta-penyakit-burung/#jenis
http://id.wikipedia.org/wiki/Taenia_(cacing_pita)

Gambar:
http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2012/01/03/cacing-oh-cacing-dikau-seram-ketika-dilihat-ada-di-perut-kami-424326.html
http://health.detik.com/read/2013/08/20/123137/2335001/763/demi-turunkan-berat-badan-cacing-pita-pun-ditelan-hidup-hidup?l771108bcj


Related Posts :