Selasa, 15 Juli 2014

Penyebab Murai Batu Ngedrop dan Cara Mengatasinya

Diantara berbagai permasalahan yang sering terjadi pada Murai Batu yang tak boleh untuk dilewatkan juga yaitu permasalahan mengenai kerentanan Murai Batu mengalami kondisi ngedrop. Keadaan ini menjelaskan di mana Murai Batu sedang tidak berada dalam kondisi yang normal, ngedrop juga sering dikaitkan dengan kondisi murai batu yang stres.

Tanda-tandai Murai Batu yang ngedrop, biasanya menunjukkan performa kicauan yang buruk, berubahnya sifat dan karakter kesehariannya, jarang berkicau atau mogok bunyi, nafsu makan berkurang dan seperti ada kecenderungan kemampuan yang kembali seperti murai batu bakalan yang perlu dilatih mentalnya. Dan bagi Murai Batu yang sudah jinak akan menjadi giras kembali kala mengalami kondisi yang ngedrop.

Keadaan ngedrop seringkali terjadi pada Murai Batu yang mengalami tekanan psikis pada lingkungan. Seperti perawatan yang asal-asalan, kurangnya perhatian dari pemilik, diperlakukan dengan kasar, atau bisa juga karena faktor kalah bertarung, trauma dengan hewan-hewan sekitar, lantaran dibawa pergi dalam perjalanan panjang. Semua itu merupakan faktor yang dapat menyebabkan Murai Batu ngedrop.

Umumnya permasalahan ngedrop ini banyak menyerang pada Murai Batu yang belum mencapai masa dewasa dan belum matang secara mental dan umur. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada Murai Batu dewasa sekalipun, tergantung dari bagaimana perawatan yang kita lakukan untuk menghindarkan Murai Batu tersebut dari kondisi ini.

Bedanya, apabila yang terserang permasalahan ngedrop ini adalah Murai Batu dewasa yang sudah mapan dari segi mental dan umur akan lebih mudah untuk mengembalikan keadaannya seperti pada kondisi yang normal, sebaliknya jika Murai Batu muda yang mengalami kondisi ini dipastikan pemilik perlu kesabaran yang lebih demi memastikan kondisinya Murai Batu tersebut membaik seperti semula.



Nah, yang jadi pertanyaannya sekarang adalah apa yang harus dilakukan pemilik untuk mengatasi Murai Batu yang mengalami kondisi ngedrop ini? tentunya merupakan cara-cara yang berkaitan dengan upaya membangkitkan kondisi burung yang ngedrop tersebut kepada kondisi yang normalnya. Dan mengenai permasalahan itu, ada tips berupa langkah-langkah atau tahapan yang dapat kita terapkan untuk mengatasi Murai Batu yang ngedrop yang penulis tulis ulang dari beberapa sumber terpercaya seperti omkicau.com.

Berikut adalah tahapan-tahapan yang dapat anda lakukan :

  • Kondisikan sangkar Murai Batu dengan benar yaitu dengan menggantungkannya ditempat yang tenang serta lakukan pengerodongan secara full pada sangkar.
  • Di masa perawatan tersebut biasakan untuk melakukan pengembunan dan penjemuran di pagi hari secara rutin tetapi untuk perawatan mandi sebaiknya jangan dilakukan dahulu.
  • Manjakan Murai Batu dengan pakan favoritnya pada masa perawatan tersebut, jika ia menyukai jangkrik berikan pakan jangkrik di kesehariannya begitu juga bila menyukai jenis pakan lainnya.
  • Tambahkan suplemen, mineral, vitamin untuk menjaga stamina Murai Batu agar tetap Fit. Berdasarkan ulasan dari Om kicau jika anda ingin menggunakan produk untuk mempercepat proses kesembuhan ngedrop ini beli produk TestoBirdBooster di toko burung.
  • Apabila Murai Batu tidak ada masalah kesehatan lainnya proses penyembuhan ini hanya membutuhkan beberapa minggu saja dengan catatan tetap menyertakan full kerodong pada sangkar dan penyertaan pakan favorit sebagai ekstra Foodingnya.

Sebenarnya perawatan untuk menyembuhkan kondisi ngedrop pada Murai Batu tidak begitu merepotkan. Jadi, jika Murai Batu anda terserang permasalahan ini jangan buru-buru langsung menjualnya ke orang lain dengan harga miring karena merasa kemampuannya Murai Batu tersebut sudah hilang, hanya perlu melakukan perawatan seperti di atas mudah-mudahan Murai Batu anda dapat sembuh.

Khusus penyembuhan ngedrop yang terjadi pada Murai Batu yang kalah tarung di lapangan, penyembuhan kondisi ini bisa dilakukan dengan menggunakan terapi suara air. Kalah tarung maksudnya bukan karena burung tidak menang dalam arena lomba, tetapi ketika mental Murai Batu tergoncang melihat kemampuan lawan yang tangguh sehingga membuatnya trauma untuk mengeluarkan kicauan.

Tahapan perawatannya tidak jauh berbeda dengan langkah di atas, yang perlu ditambahkan adalah memperdengarkan Murai Batu dengan bunyi-bunyi suara gemercik air dengan bantuan alat MP3 di malam hari secara rutin. Terapi ini merupakan cara yang dilakukan pada zaman dahulu ketika Murai Batu kalah bertanding, tetapi di zaman dahulu terapinya benar-benar menggunakan terapi suara gemercik air secara langsung dari keran kamar mandi.

Oleh : Roma Doni
Sumber Gambar : http://burungbekicau.blogspot.com/2013_07_01_archive.html
Referensi :
http://omkicau.com/2013/05/08/membangkitkan-kembali-burung-yang-ngedrop/
http://merawat-burung.blogspot.com/2013/12/tips-menangani-burung-yang-stres-dan-ngedrop.html
http://omkicau.com/2013/03/11/terapi-suara-air-untuk-mb-kalah-tanding/


Related Posts :