Kamis, 21 Agustus 2014

Dampak Buruk Burung Murai Batu yang Kekurangan Vitamin - 1

Burung murai batu dalam menjaga kesehatannya tentunya tidak hanya dilihat dari kondisi kandangnya saja yang harus bersih atau rutin memandikan burung murai batu setiap harinya. Tapi di samping itu ada faktor yang penting untuk menjaga kesehatan burung murai batu yakni dengan dipenuhinya nutrisi yang dibutuhkan oleh burung murai batu berupa makanan yang bergizi dan pemberian multi vitamin.

Burung murai batu yang kadar makanannya kurang mengandung nutrisi berupa vitamin, kalsium, dan lain-lain maka pertumbuhan fisik burung murai batu bisa terganggu dan perkembangan motorik otaknya akan lama merespon kondisi yang ada di sekitarnya. Sedari itu peran nutrisi berupa vitamin sangat dibutuhkan oleh burung murai batu sehingga tubuhnya dapat tumbuh normal dan sistem saraf di otaknya cepat dalam merespon apa yang terjadi di sekitarnya. Sehingga akhirnya burung murai batu mudah dalam dilatih dan cepat beradaptasi dengan lingkungan.

Nutrisi makanan untuk burung murai batu yang mengandung vitamin dapat berasal dari berbagai jenis makanan seperti jangkrik, belalang, telor semut, ikan guppy, dan buah-buahan. Di samping itu tambahan vitamin juga terdapat dalam bentuk kemasan yang dijual bebas dengan aturan pemakaian yang ditentukan. Vitamin yang dibutuhkan oleh burung murai batu tidak hanya vitamin A saja melainkan berbagai jenis vitamin seperti Vitamin B kompleks, Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, dan Vitamin K. Dalam artikel ini tidak akan diulas mengenai kelebihan dari masing-masing vitamin tersebut melainkan dampak buruk bagi burung murai batu bila kekurangan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuhnya.

  • Kekurangan Vitamin A



    Nah, jika burung murai batu kekurangan vitamin A akibat buruk yang terjadi selanjutnya ialah mata burung murai batu akan rentan terserang penyakit seperti snot atau pembengkakan pada mata. Karena saraf-saraf yang terhubung ke mata burung murai batu tidak mendapatkan nutrisi berupa vitamin A sehingga kinerjanya berkurang dan bisa menyebabkan mata bengkak, rabun, dan buta. Di samping itu juga burung murai batu yang kekurangan vitamin A maka stamina tubuhnya akan lebih cepat lemas dan kurang aktif. Dan juga dampak buruk lainnya ialah pertumbuhan tubuh yang terhambat, bulu tampak kasar, dapat mengganggu reproduksi, dan ada pembengkakan serta kaku pada bagian persendian.

  • Kekurangan Vitamin B



    Sedangkan untuk burung murai batu yang kekurangan vitamin B secara keseluruhan dampaknya ialah saluran pencernaan burung murai batu rentan terjangkit oleh bakteri sehingga menyebabkan diare atau cacingan, lambatnya pertumbuhan burung, bulu terlihat kusam, dan tampak lesu. Dan dampak buruk lainnya ialah burung murai batu bisa lumpuh, sel-sel pada saraf akan mengalami penurunan kinerja, bulu mengalami kerontokan, dan telur burung bisa jadi akan mengalami gagal menetas atau calon bayi burung akan mati saat berada di dalam telur.

  • Kekurangan Vitamin C



    Untuk vitamin C yang tidak dikonsumsi oleh burung murai batu maka dampak buruknya ialah tulang menjadi lemah atau lemas sehingga lebih memilih untuk diam dari pada berkicau atau beraktivitas di dalam sangkar, terjadi pembengkakan pada bagian selaput lendir di mulutnya, dan burung sangat mudah terluka serta mengeluarkan darah karena kulitnya mengalami penipisan. Sedari itu hal ini sangat penting untuk diperhatikan dengan memberikan suplemen multi vitamin yang berbentuk cair atau serbuk yang dicampurkan dalam makanan atau minumannya untuk mengobati burung yang kekurangan vitamin C.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
1. http://omkicau.com/artikel-lengkap/peta-penyakit-burung/
2. http://omkicau.com/2012/12/29/sebagian-besar-burung-peliharaan-kekurangan-vitamin-a-dan-d-serta-kalsium/

Gambar:
1. http://www.kicaumania.or.id/forums/archive/index.php/t-52396.html
2. http://sklbirdfarm.com/2012/10/23/anakan-champ-skl-232-yang-malang/
3. http://infomurai.blogspot.com/2013/03/merawat-burung-murai-alami-kelumpuhan.html


Related Posts :