Rabu, 20 Agustus 2014

Mengulas Jangkrik Sebagai Makanan untuk Burung Murai Batu

Mengenal makanan untuk burung murai batu adalah sesuatu yang harus diketahui oleh siapapun yang ingin memelihara atau merawat burung murai batu. Tujuannya tak lain agar tepat dalam pemberian makanan untuk burung murai batu sehingga pertumbuhannya cepat dan bisa berkicau. Sedari itu makanan untuk burung murai batu mempunyai jenis yang beragam di antaranya kroto, belalang, ikan guppy, jangkrik, dan lain-lain.

Tapi dalam artikel ini akan diulas mengenai jangkrik sebagai makanan untuk burung murai batu. Tentunya semua pencinta burung murai batu dan burung ocehan lainnya sudah pasti mengetahui mengenai jangkrik yang mempunyai sejuta manfaat bagi burung ocehan yang menyantapnya. Sedari itu untuk lebih mengenal jangkrik secara mendalam simaklah artikel ini sampai tuntas hingga akhir.

Jangkrik merupakan serangga yang bersaudara dekat dengan serangga belalang karena terdapatnya kemiripan antara dari postur tubuh, warna, dan gaya melompat. Serangga jangkrik tergolong serangga pemakan apa saja atau omnivora. Dan penyebaran jangkrik tidak hanya terdapat di Indonesia saja melainkan di hampir seluruh negara di dunia ini. Spesies dari jangkrik terdapat kurang lebih 900 spesies yang tersebar di seluruh dunia dan sebagian ada di Indonesia. Serta sebahagian dari masyarakat dunia ada menganggap jangkrik sebagai hama yang memakan tumbuh-tumbuhan di ladang dan ribut. Ada juga yang menganggapnya sebagai serangga yang membawa keberuntungan atau pembawa hoki.

Ciri-ciri dari jangkrik yang umumnya telah dikenal adalah ukuran tubuhnya kecil sekitar 3 sampai 5 cm, bentuknya seperti belalang hijau cuma pada jangkrik terdapat warna hitam yang mendominasi tubuhnya. Ada dua antena di atas kepalanya yang panjang dan dua di bagian ujung pantatnya yang seperti antena, mempunyai sayap kecil yang tampak di atas tubuhnya, terdapat 4 kaki di depan dan 2 kaki panjang di belakang yang berfungsi untuk melompat tinggi. Warna mendominasi adalah hitam pada hampir seluruh tubuhnya dan terdapat juga warna coklat tua di bagian keseluruhan kaki dan sayapnya. Serta kekhasan dari jangkrik ini adalah suaranya yang ribut dan bernada “krik krik krik” dihasilkan oleh si jantan untuk menarik perhatian jangkrik betinanya.



Di alam liar jangkrik hidup di mana saja yakni di hutan, sawah, ladang, rerumputan, perumahan desa, perkotaan, dan lain-lain serta biasanya jangkrik hidup pada daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Jangkrik telah lama diketahui oleh masyarakat sebagai makanan untuk burung ocehan dan ikan sehingga banyak dari masyarakat melakukan pembudidayaan terhadap jangkrik untuk diperjualbelikan kepada pecinta burung ocehan dan ikan. Sebelum dijelaskan mengenai kelebihan dari jangkrik bagi burung murai batu dan burung ocehan lain terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai kandungan nutrisi yang terdapat dalam jangkrik.

Nah, jangkrik mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan oleh burung murai batu dan burung ocehan lainnya diantaranya ialah Protein sekitar 60%, lemak, karbohidrat, asam amino, protein kalogen, hormon steroid, hormon progesterone, dan hormon estrogen. Di samping itu juga bagi makhluk yang mengonsumsi jangkrik baik itu manusia, burung, dan ikan maka jumlah kalori yang dihasilkan oleh jangkrik ialah 4,87 kalori per gram yang mengalahkan jumlah kalori dari jenis makanan yang lain.

Sedangkan untuk manfaat atau khasiat dari serangga jangkrik terkhusus untuk burung murai batu dan burung ocehan lainnya adalah meningkatkan kemampuan kicauan sehingga kualitas kicauan bisa meningkat, bisa meningkatkan birahi burung murai batu sehingga burung murai batu lebih bertenaga dan tidak mudah lelah, mampu memancing burung murai batu kembali mau berkicau yang sebelumnya lagi malas berkicau, serta burung murai batu indukan yang menyantap jangkrik dapat membantu percepatan produktivitas untuk bertelur.

Pemberian jangkrik untuk disantap oleh burung murai batu dapat diberikan setiap hari dengan jumlah tertentu atau diselingi dengan menu makanan lainnya. Pemberian jangkrik dapat diberikan dengan dua cara yakni pertama, jangkrik secara utuh dapat diberikan kepada burung murai batu yang diletakkan ke tempat makanannya. Cara kedua, lepas kedua kaki pada bagian belakang terlebih dahulu setelah itu berikanlah kepada burung murai batu. Alasan dilepasnya kaki jangkrik tersebut adalah untuk memudahkan burung murai batu memakannya tanpa harus takut terluka akibat kaki jangkrik yang tajam. Jangkrik yang diberikan untuk burung murai batu tidak hanya dimakan dalam keadaan hidup melainkan ada yang dibuat dalam bentuk tepung oleh pembudidaya serangga jangkrik.

Demikianlah ulasan mengenai serangga jangkrik yang dimanfaatkan sebagai makanan untuk burung murai batu dan burung ocehan lainnya. Nah, dengan membaca artikel ini yang memuat kandungan nutrisi pada jangkrik, khasiatnya, dan cara penyajiannya untuk murai batu maka para pembaca tidak perlu ragu lagi untuk memberikan burung murai batu anda serangga jangkrik sebagai makanannya. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://www.sisilain.net/2013/07/ciri-khusus-jangkrik.html
http://indonesiancrickets.blogspot.com/2013/11/khasiat-dan-manfaat-tepung-jangkrik.html

Gambar:
http://3.bp.blogspot.com/-Zyoz2R6qVTk/TVfuoHgG6EI/AAAAAAAAAYo/gAUUg1COTV4/s1600/jangkrik1.jpg


Related Posts :