Senin, 13 Oktober 2014

Kendala Merawat Murai Batu yang Berekor Panjang Beserta Solusinya -2

Bulu ekor menggunting

Ekor menggunting maksudnya bentuk ekor Murai Batu yang tumbuh berbentuk menyerupai gunting, yakni tumbuhnya bulu ekor pendek diantara bulu ekor yang panjang di sekelilingnya, sehingga membuat seolah ekor Murai Batu bercabang dua, berikut contohnya :

Penyebabnya bisa dikarenakan kondisi lingkungan sekitar yang kurang lembab, alhasil bulu ekor terpanggang dengan panasnya terik matahari sehingga secara otomatis terjadinya perubahan bentuk. Selain itu, kebiasaan Murai Batu yang suka memainkan ekor saat mabung juga merupakan salah satu faktornya, padahal bisa jadi pada saat itu bulu ekor belum sepenuhnya tumbuh dengan sempurna. Hal ini akan diperparah apabila sangkar Murai Batu terlalu kecil sehingga pertumbuhan bulu ekor tidak berjalan normal. Akibatnya, ada bulu yang berukuran panjang-pendek.

Solusinya, tentu ukuran kandang pada Murai Batu berekor panjang haruslah yang berukuran besar, sesuaikan dengan panjang ekor Murai Batu agar burung pun leluasa untuk bergerak. Jangan sampai pada saat burung duduk di tangkringan bulu ekornya mengenai jeruji sangkar. Sedangkan terkait pada kondisi lingkungan, di sini anda bisa meletakkan sangkar Murai Batu pada tempat yang teduh dan jangan melakukan pengerodongan.



Tidak normalnya pertumbuhan bulu ekor yang memanjang

Sering terjadi pertumbuhan bulu ekor panjang pada Murai Batu tidak normal, maksudnya ada bulu panjang yang mengarah ke atas dan bulu panjang lainnya condong mengarah ke bawah seperti pada gambar. Dengan kata lain pertumbuhan bulu tidak sejajar meskipun panjang bulu ekor berukuran sama.

Dalam hal ini penyebabnya bisa dikarenakan oleh pemberian pakan yang tidak tepat dan adanya tungau bulu. Kehadiran tungau bulu pada ekor Murai Batu membuat Murai Batu merasa tidak nyaman, sehingga kerap mematuki bulu ekornya. Berawal dari patokan-patokan itu lama-kelamaan posisi tulang bulu yang semula sejajar akhirnya bisa bergeser dan berubah.Bila sudah demikian, pastinya pertumbuhan bulu akan tidak sejajar.

Pada kasus seperti ini pembasmian tungau yang menempel pada bulu Murai Batu adalah penting. Cara yang bisa anda lakukan yaitu dengan menyemprotkan desinfektan pada tubuh dan bulu Murai Batu. Kemudian menjaga kebersihan sangkar juga harus anda perhatikan demi terbebas dari ancaman tungau.



Karena apabila ekor Murai Batu bentuknya sudah seperti kasus ini maka untuk mengembalikan bentuk ekor sejajar kembali normal anda harus sabar menunggu Murai Batu mengalami masa mabung yang berikutnya.

Tidak tumbuh lagi bulu ekor panjang yang telah terputus

Resiko yang cukup berbahaya terjadi pada Murai Batu ekor panjang adalah hilangnya bulu ekor secara permanen. Banyak kejadian, Murai Batu ekor panjang yang sudah menjalani masa mabung kemudian mengalami putusnya bulu ekor, maka bulu ekornya tidak mau tumbuh lagi.

Apa yang menyebabkannya? Ini akibat dari terganggunya kesehatan Murai Batu, seperti terjadi gatal-gatal atau stres sehingga Murai Batu mencabuti bulu ekornya sendiri. Tetapi bisa juga disebabkan oleh perawatan yang tidak tepat dilakukan penghobi. Sering kejadian, penghobi memaksa mencabuti bulu ekor Murai Batu karena terlalu lama menunggu rontoknya bulu ketika Murai Batu mengalami mabung.

Tindakan seperti ini tidak dibenarkan. Sebab, dikhawatirkan tindakan mencabut bulu ekor secara paksa akan merusak lubang tumbuhnya tunas bulu. Inilah yang mengakibatkan bulu ekor tidak tumbuh lagi secara permanen.



Solusinya adalah dengan menjaga kesehatan Murai Batu dengan baik. Jauhkan Murai Batu dari hal-hal yang dapat membuatnya stres. Gatal-gatal yang dialami Murai Batu biasanya karena adanya kutu dan tungau yang menempel di bulu. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, semprotkan desinfektan untuk mengatasinya, serta lakukan pencegahan dengan cara menjaga kebersihan sangkar. Terakhir, hindari tindakan-tindakan anda selaku pemilik yang berisiko terhadap pertumbuhan bulu ekor murai batu apalagi tanpa dibarengi dengan pengetahuan yang mumpuni.

Oleh : Roma Doni
Sumber Gambar :
Pic 1 : http://i48.photobucket.com/albums/f236/efendi_6731/befendi012.jpg
Pic 2 : http://perawatanmurai.blogspot.com/2013/12/mengembalikan-kondisi-ekor-murai-batu.html
Pic 3 : http://zzzloveanimalzzz.blogspot.com/2011/04/kebiasaan-murai-batu-mabung-khusus-ekor.html
Sumber Referensi :
http://omkicau.com/2013/08/12/permasalahan-umum-pada-murai-batu-ekor-panjang/


Related Posts :