Senin, 04 Januari 2016

Cara Melatih Mental Murai Bakalan

Banyak berbagai cara yang dilakukan oleh para penggemar burung dalam mengisi perbendaharaan suara dari murai batu muda, yaitu diperdengarkan dengan berbagai ragam suara burung kecil atau dapat juga dengan menggunakan perangkat elektronik yang tentu saja sudah sangat mudah untuk didapatkan. Selain sebagai masteran dari suara burung kecil tipe petarung seperti Ciblek dan berbagai ragam jenis dari Flycatcher, maka dapat juga anda manfaatkan untuk melatih mental dari burung murai batu muda sebelum diturunkan ke area latihan bersama atau lomba burung berkicau.

Murai batu muda atau yang baru saja lepas dari trotol biasanya sedang di dalam puncak metabolisme yang bagus. Hal itu ditandai dengan usai mabung pertama yang ditandai burung menjadi gacor, bahkan cenderung lebih temperamen. Waktu yang seperti inilah biasanya sang pemilik burung murai ingin segera melihat performa dari burung tersebut dengan cara melatih mental murai batunya ke berbagai tempat latber yang sudah pasti di sana akan ditemui beraneka ragam usia dari burung murai batu akan bercampur baur menjadi satu.

Hal itu tentu saja membuat banyak burung murai batu muda yang sudah berani melawan para murai batu dewasa. Tetapi dikhawatirkan apabila mental murai muda tersebut menjadi drop, yang diakibatkan karena ada murai batu dewasa yang lebih mapan. Maka akan membutuhkan waktu yang lama untuk memperbaikinya mental dari murai batu muda tersebut. Oleh karena itu dari kasus diatas, maka akan lebih bijaksana bila anda melatih mental murai batu muda terlebih dahulu dengan memanfaatkan beberapa burung kecil tipe petarung seperti ciblek atau tledekan yang sudah menjadi gacor.


Gambar 1. Burung Murai Batu

Melatih mental murai batu
  • Cobalah anda sesekali menggantung burung murai batu secara berdekatan dan dengan durasi waktu yang diatur secara bertahap, kemudian dipantau dan dilihat perkembangan dari murai batu yang anda latih setiap harinya.

  • Metode pelatihan mental dengan menggunakan beberapa burung kecil ini diharapkan burung murai batu akan semakin menguasai daerah kekuasaannya dan akan semakin mapan perilaku serta keagresifannya.

  • Setelah murai batu memasuki masa mabung kedua, maka perbanyaklah perbendaharaan suaranya dengan cara rajin memberikan master dengan beragam suara burung lainnya.

  • Apabila selesai dari mabung kedua, maka barulah anda mencoba untuk melatih murai batu tersebut ke area latber skala kecil serta dengan cara perlahan dan gantung di daerah pinggir terlebih dahulu.

Itulah beberapa cara dalam melatih mental dari murai bakalan. Burung murai akan semakin terasah mentalnya apabila anda melatih dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda para penggemar burung kicau.

Referensi:
1. http://www.suaraburungs.com/2015/05/tips-melatih-mental-murai-bakalan.html
Sumber gambar:
1. http://burungkicau.net/wp-content/uploads/2014/04/murai-batu-bakalan.jpg


Related Posts :