Rabu, 29 Juni 2016

Tips Jitu Dalam Memilih Burung Murai Batu Bakalan

Burung Murai Batu bakalan adalah burung hasil tangkapan yang langsung berasal dari habitat aslinya di hutan. Ketenaran burung Murai Batu bakalan tidak begitu terlalu digemari oleh para pecinta burung ocehan dibanding dengan yang berasal dari hasil ternakan atau budidaya. Ini dikarenakan burung bakalan yang ditangkap dari hutan dianggap sulit untuk dijinakkan dan tampilan fisiknya seperti sedang mengalami stres. Hal tersebut membuat harga jual burung Murai Batu bakalan tidak pernah melebihi dari burung hasil budidaya. Padahal jika dirawat dengan baik dan melatih kicauannya secara rutin setiap harinya maka kualitas tarung burung pengicau ini pun bisa menandingi burung ocehan lainnya. Untuk itu tak salah untuk memilih burung Murai Batu bakalan sebagai burung peliharaan maupun untuk diperlombakan dengan mengikuti tips-tips yang dimuat dalam artikel ini.


Gambar 1. Burung Murai Batu Bakalan dari Hutan

Adapun tips yang dapat dijadikan semacam acuan dalam memilih burung Murai Batu bakalan yang akan dibeli nantinya adalah sebagai berikut:

  1. Perhatikan matanya

    Burug Murai Batu bakalan yang layak untuk dipilih dapat dengan melihat matanya. Janganlah memilih burung Murai Batu yang pada bagian matanya terdapat selaput warna putih yang kemungkinan besar akan menderita sakit katarak dan berpotensi pula untuk mengalami kebutaan. Selain itu hindari memilih burung Murai Batu yang memiliki sorot mata yang sayu karena berpotensi memiliki tingkat stress yang tinggi dan mudah lesu atau tidak bersemangat.

  2. Lihat pada bagan kakinya


    Gambar 2. Burung Murai Batu bakalan yang kakinya berwarna hitam dan kekar

    Dianjurkan untuk memilih burung Murai Batu bakalan yang kakinya berwarna hitam pekat yang diyakini memiliki karakter bermental kuat. Begitu juga pada bagian kukunya agar dihindari untuk memilih yang mempunyai kuku kaki di bagian belakang dengan warna tidak sama. Adanya kelainan warna pada kuku tersebut menandakan burung Murai Batu mempunyai mental yang kurang stabil. Dan dianjurkan juga untuk memilih burung Murai Batu yang kakinya berukuran agak pendek serta berotot. Ini dikarenakan agar kakinya mampu mengcengkeram tangkeringan dengan kencang saat melakukan tembakan suara.

  3. Bentuk ekornya

    Jika ingin membeli burung Murai Batu bakalan yang tujuannya untuk diperlombakan ada baiknya memilih yang ekornya tidak terlalu panjang. Ini dimaksudkan agar burung Murai Batu yang akan berlomba nantinya ekornya tidak tersangkut di antara celah sangkar yang bisa mengganggu performanya sewaktu tampil berkicau. Selain itu pilih juga burung Murai Batu yang ekornya berbentuk rapat dan tidak telalu tebal serta agak terbuka di bagian ujung ekornya. Dengan bentuk ekor seperti itu burung Murai Batu akan lebih leluasa untuk bergerak dan membuatnya bisa tampak anggun dalam memainkan ekornya.

  4. Lihat Usianya

    Dalam memilih burung Murai Batu bakalan disarankan untuk mengambil yang masih berusia muda. Ini dikarenakan bila umur burung Murai Batu sudah tua maka akan sulit untuk menjinakkannya dan performa kicauannya pun sudah menurun. Adapun cara untuk mengetahui usia burung Murai Batu masih muda atau sudah tua dapat dengan melihat pada rongga mulutnya. Jika dalam rongga mulutnya ada warna putih dan tampak agak cerah berarti burung Murai Batu tersebut masih muda. Akan tetapi jika yang tampak adalah berwarna hitam di bagian dalam rongga mulutnya maka menandakan umur burung Murai Batu tersebut sudah tidak muda lagi.

  5. Memperhatikan tingkah laku dan postur tubuhnya


    Gambar 3. Postur tubuh ideal burung Murai Batu bakalan

    Hal yang patut diperhatikan dalam memilih burung Murai Batu bakalan adalah dengan melihat tingkah laku dan postur tubuhnya. Jika burung Murai Batu bakalan memiliki sifat yang cukup agresif saat dipegang bahkan sampai mematuk maka itu berarti burung tersebut memiliki sifat yang berani dan layak untuk dipilih. Sama halnya dengan postur tubuhnya yang disarankan untuk dipilih ialah memiliki bentuk badan cukup panjang, atletis, tidak gemuk, dan dada yang lebar. Begitu juga dengan ukuran sayapnya yang disarankan untuk dipilih memiliki panjang yang melebihi dari ujung tubuhnya.

Demikianlah uraian mengenai tips yang dibutuhkan bagi para pecinta burung ocehan dalam menentukan pilihan untuk membeli burung Murai Batu bakalan. Kalaupun tidak semua tips yang tertera di atas ada pada burung Murai Batu bakalan paling tidak setengahnya dimilikinya. Sehingga membuat Anda yang membelinya memang mendapatkan burung Murai Batu yang berkualitas tinggi dan siap memenangi kontes burung ocehan.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
Anang Dewanto dan Maloedyn S, Buku Pintar Merawat dan Melatih Burung Kicauan, (Tangerang: Agromedia Pustaka, 2009).
https://omkicau.com/2013/10/23/tips-hunting-murai-batu-bakalan-versi-skl/
Sumber Gambar:
1. http://www.suarakicauburung.com/wp-content/uploads/2013/05/Gambar-dan-Ciri-Burung-Murai-Batu-Betina-2.jpg
2. https://kicauan.files.wordpress.com/2013/10/katuranggan-murai-kaki-hitam.jpg
3. http://peliharaburung.com/wp-content/uploads/2015/04/maxresdefault.jpg


Related Posts :