Senin, 25 Juli 2016

Pentingnya Memperhatikan Penempatan Kandang Murai Batu di Luar Ruangan

Penangkaran burung Murai Batu dalam proses pembudidayaannya memiliki banyak cara dan tips salah satunya dapat dengan menempatkan sangkar atau kandangnya berada di luar ruangan. Penempatan kandang burung Murai Batu yang diletakkan di luar ruangan dimaksudkan agar tingkat stres dapat diminimalisir selama proses perkawinan berlangsung. Selain itu juga agar menghasilkan anakan yang memiliki kicauan merdu dan bermental kuat serta gacor. Untuk itu agar proses perwakinan melalui penangkaran burung Murai Batu yang dilakukan di luar ruangan dapat berjalan dengan baik maka perlu memperhatikan berbagai hal yang terkait dengan penempatannya.

Adapun hal-hal yang penting menjadi perhatian dalam penempatan kandang burung Murai Batu selama proses penangkaran berlangsung adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki udara sejuk

    Dalam melakukan penangkaran burung Murai Batu dengan menempatkan lokasi kandangnya di luar rumah perlu melihat kondisi cuacanya. Diusahakan lingkungan yang menjadi tempat kandang burung Murai Batu nanti diletakkan memiliki kondisi suhu udara yang sejuk. Ini dimaksudkan agar burung Murai Batu yang akan dikembangbiakan nantinya tidak mengalami stres akibat kepanasan atau gerah. Untuk itu dalam mengkondisikan agar kandang yang didiami burung Murai Batu memiliki suhu udara yang sejuk atau dingin ialah dapat dengan menaruh kolam yang berukuran kecil di dalam kandangnya dan juga meletakkan beberapa tanaman hijau di sekitar kandang atau rumah burung Murai Batu.

  2. Selalu menyediakan pakan segar

    Burung Murai Batu yang ditangkarkan perlu selalu disediakan pakan yang selalu terjaga kesegarannya. Disamping itu, makanan yang diberikan untuk burung Murai Batu diusahakan bervariatif agar nafsu makannya tidak mengalami gangguan dikarenakan jenuh ataupun bosan. Adapun makanan segar yang dapat diberikan pada burung Murai Batu adalah kroto yang berasal dari telur semut, jangkrik, belalang, voer, dan ikan. Selain itu dengan diberikannya burung Murai Batu pakan segar setiap harinya selama masa penangkaran berlangsung maka kecukupan gizinya pun bisa terpenuhi dan proses pengembangbiakan tidak akan mengalami masalah nantinya.

  3. Berada dekat dengan sumber air

    Cukup penting diperhatikan mengenai ketersediaan air bagi burung Murai Batu yang berada dalam penangkaran. Ketersediaan air bagi burung Murai Batu dapat dengan pemenuhan air minumnya dan air sebagai tempatnya mandi. Tujuannya tak lain agar burung Murai Batu terhindar dari dehidrasi atau kekurangan cairannya dan juga menghindarkannya dari kondisi stres. Untuk itu penempatan kandang burung Murai Batu yang ditaruh di luar rumah dapat dengan menempatkannya tak jauh dari sumber air seperti kolam atau semacamnya. Dengan didekatkannya sumber air yang berada di sekitar kandang burung Murai Batu maka dapat membuat burung merasa nyaman dan memudahkannya dalam proses perkawinan.

  4. Menjauhkan dari serangan nyamuk

    Salah satu kendala yang timbul saat melakukan penangkaran burung Murai Batu di luar ruangan atau rumah adalah banyaknya nyamuk. Nyamuk yang terlampau banyak disekitar kandang burung Murai Batu yang ditaruh di luar dapat menyebabkan beragam masalah pada burung yang di antaranya menimbulkan penyakit dari efek gigitan dan membuat burung menjadi tidak nyaman. Akibat yang ditimbulkan dari sulitnya mengusir nyamuk yang banyak menyerang burung Murai Batu ialah bisa terganggunya proses perwakinannya atau bahkan batalnya perkawinan yang telah lama direncanakan untuk pengembangbiakannya. Adapun cara atau tips yang dapat dicoba untuk mengurangi intensitas keberadaan nyamuk yang berada di sekitar kandang burung Murai Batu dapat dengan memasangi kawat khusus nyamuk pada kandang burung. Atau pun juga bisa dengan memilih lokasi penangkaran yang memiliki suhu udara dingin agar nyamuk tidak mengganggu penangkaran burung Murai Batu.

Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan saat melakukan prosesi penangkaran burung Murai Batu di luar ruangan. Selain tips di atas juga tak kalah penting dicermati adalah menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar burung Murai Batu. Tujuannya agar proses penangkaran burung Murai Batu berjalan dengan normal dan menghasilkan anakan yang memiliki kicauan merdu. Sekian.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
Abdul Jalil dan Rusli Turut, Sukses Beternak Murai Batu, (Depo: Swadaya, 2012).


Related Posts :