Rabu, 21 September 2016

Mengenal Ulat Jerman Sebagai Pakan Burung Murai Batu

Jenis ulat-ulatan yang menjadi makanan burung Murai Batu ada banyak sekali yang di antaranya adalah Ulat Hongkong, Ulat Bambu, dan Ulat Jerman. Ke semua jenis ulat tersebut tentunya memiliki kelebihannya masing-masing untuk menjaga kesehatan burung Murai Batu. Akan tetapi pada artikel ini coba untuk mengulas secara lebih mendalam tentang salah satu dari ketiga jenis ulat tersebut. Adapun jenis ulat yang dibahas pada artikel ini adalah Ulat Jerman.

Ulat Jerman yang memiliki nama latin Zophobas Morio adalah pakan alami yang biasa dikonsumsi oleh burung Murai Batu yang dipelihara. Pemberian Ulat Jerman kepada burung Murai Batu sudah lama dilakukan sebagai pakan wajib dan juga tambahan. Selain itu dikatakan juga Ulat Jerman jauh lebih aman dikonsumsi oleh burung Murai Batu dalam jangka waktu yang lama ketimbang Ulat Hongkong. Ini dikarenakan kandungan lemak Ulat Jerman lebih rendah dibandingkan dengan ulat jenis lainnya.


Gambar : Ulat Jerman

Di Indonesia keberadaan Ulat Jerman yang dijadikan pakan burung Murai Batu terbilang tidak terlalu lama. Hal ini dikarenakan masih belum banyak orang-orang yang ingin membudidayakan Ulat Jerman sebagai lahan bisnis yang menjanjikan. Di samping itu dulunya ketersediaan Ulat Jerman di tanah air bukanlah mengandalkan dari para peternak ulat melainkan mengandalkan kiriman impor dari negara-negara di Benua Amerika.

Selain itu juga Ulat Jerman memiliki ciri-ciri berbentuk larva yang berukuran agak panjang sekitar 6 cm tapi tidak gemuk. Warna Ulat Jerman tampak kuning kecokelatan matang dan pada bagian pangkal serta ujungnya berwarna cokelat kehitaman. Adapun Ulat Jerman ini berasal dari telur Kumbang yang selanjutnya berubah menjadi larva atau ulat. Ulat Jerman bukanlah tipikal ulat yang tahan akan cuaca yang terlampau dingin. Hal tersebut bisa dilihat bahwa Ulat Jerman akan mati bila ditaruh di lemari es. Di samping itu juga, kandungan gizi yang ada pada Ulat Jerman tergolong cukup banyak yang terdiri atas Protein sebesar 19%, Kalsium sekitar 173 ppm, Lemak hanya sekitar 14%, dan serat kasar kisaran 2,6%.

Sedangkan khasiat Ulat Jerman yang bisa dinikmati oleh burung Murai Batu dapat menjaga tubuh terhindar dari virus dan bakteri yang sering menyebabkan burung sakit. Dan juga Ulat Jerman merupakan jenis ulat yang tidak begitu sulit dicerna oleh burung Murai Batu yang memakannya. Hal ini dikarenakan pada Ulat Jerman terdapat kandungan khitin yang kadarnya sangat kecil yang tentunya tidak akan mengganggu pencermanaan burung manapun yang memakannya.

Disamping burung Murai Batu ternyata Ulat Jerman juga dijadikan sebagai pakan untuk hewan lain misalnya ikan, jenis burung lainnya, dan reptil. Banyaknya hewan-hewan selain burung Murai Batu yang memakan Ulat Jerman menunjukkan bahwa betapa baiknya amannya memang ulat jenis ini dimakan oleh hewan pemakan serangga. Karena manfaatnya selain membuat burung Murai Batu terjaga kesehatannya juga mendorong burung untuk semakin rajin berkicau atau gacor.

Yup, begitulah ulasan yang tidak terlalu panjang tentang Ulat Jerman yang saat ini mulai banyak yang mengembangbiakkannya sebagai pakan burung Murai Batu dan hewan lainnya. Dengan membaca artikel ini mungkin membuat Anda tertarik untuk bisa memberikan Ulat Jerman kepada burung Murai Batu kesayangan Anda. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
1. http://www.kumbangjerman.com/
2. https://omkicau.com/2013/09/22/ulat-jerman-lebih-aman-daripada-ulat-hongkong/
Sumber Gambar:
http://www.jitunews.com/read/9189/teknis-jitu-perawatan-kumbang-dan-ulat-jerman


Related Posts :