Rabu, 30 November 2016

Melatih Murai Batu Jawara Ala Om Agung Warok

Melatih burung Murai Batu untuk menjadi jawara adalah keinginan setiap orang yang memeliharanya. Dalam melatih burung Murai Batu agar menjadi jawara dengan memenangi beragam jenis perlombaan burung kicauan memang tidaklah mudah. Untuk melatihnya terkadang tidak hanya mengandalkan berasal dari pengalaman diri sendiri tapi juga pendapat orang lain yang telah lebih dulu memiliki burung Murai Batu jawara. Tujuannya jelas agar burung Murai Batu memiliki mental yang kuat, kicauan yang merdu, dan gaya petarung yang mampu membuat lawannya takut. Dalam melatih burung Murai Batu agar menjadi jawara bisa dengan belajar dari ahlinya yang terkenal mampu menangani burung MB biasa-biasa aja menjadi luar biasa. Adapun namanya adalah Om Agung Warok.

Om Agung Warok yang merupakan kicaumania dari PonoROCKgo SF yang berhasil memenangkan Murai Batu andalannya dalam berbagai even di daerah Tangerang Selatan dan sekitarnya. Murai Batu jawara yang dimiliki oleh Om Agung Warok diberi nama Amuba yang sekarang ini amat disegani para kicaumana yang ada di daerahnya. Dulunya sebelum ditangani oleh Om Agung Warok diketahui bahwa Amuba selalu mengalami kekalahan setiap mengikuti perlombaan. Hal ini dikarenakan Amuba saat bertanding memiliki kualitas suara yang terdengar serak, sering mengalami macet bunyi, dan masih banyak lagi.


Gambar: Om Agung Warok bersama dengan burung Murai Batu nya bernama Amuba dan piala yang dimenangkan dari kontes burung kicauan

Walaupun Amuba dulunya dikenal sebagai burung Murai Batu yang memiliki reputasi buruk dalam mengikuti kontes burung kicauan akan tetapi dalam pandangan Om Agung Warok bahwa Amuba sebenarnya mempunyai potensi untuk menjadi burung Murai Batu jawara. Hal itupun terbukti dengan perawatan dan pelatihan yang diberikan oleh Om Agung Warok kepada Amuba untuk menjadi burung Murai Batu jawara. Adapun metode yang dilakukan oleh Om Agung Warok agar Murai Batu andalannya bisa menjadi burung ocehan jawara dapat disimak penjelasannya di bawah ini:
  1. Dalam membetulkan kualitas suara kicauan burung Murai Batu nya yang terdengar serak dengan mengandalkan air rebusan kencur yang digunakan sebagai terapi agar kicauan burung MB terdengar jernih. Selain itu untuk mengembalikan mental burung Murai Batu yang suka macet bunyi dengan melakukan penggantangan yang dikelilingi oleh burung-burung ocehan lainnya.
  2. Adapun dalam menjaga kenyamanan burung Murai Batu agar tidak mudah stres dapat dengan menempatkannya pada kondisi ruangan atau rumah yang banyak pepohonan sehingga tampak asri. Tujuannya agar saat burung Murai Batu diembunkan akan menghirup udara yang bersih dan segar sehingga bisa memperkecil kemungkinannya stres.
  3. Sedangkan untuk perawatan hariannya burung Murai Batu dengan melakukan pengembunan diwaktu pagi mulai jam 5 subuh. Setelah proses pengembunan selesai maka burung Murai Batu diberikan pakan cacing tanah yang merupakan pakan wajibnya. Selain itu juga burung Murai Batu diberikan jangkrik yang cukup hanya sebanyak 5 ekor saja di pagi dan di sore hari.
  4. Tak lupa pula burung Murai Batu mesti dimandikan dan dijemur setiap harinya dengan durasi penjemuran tidak lebih dari satu jam. Memandikan dan menjemur burung Murai Batu harus dilakukan dengan konsisten atau jangan sampai berhenti dalam tempo waktu yang lama.
  5. Di samping itu juga agar kualitas suara dan mental burung Murai Batu dapat teruji maka perlu diikutkan untuk latihan bersama dengan mengajaknya ke arena lomba. Dengan demikian burung Murai Batu secara perlahan-lahan akan mampu menyesuaikan dirinya dengan burung ocehan lainnya dan tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan kicauannya sewaktu di arena pertandingan sungguhan. Sedangkan bila burung Murai Batu hendak diajak ikut lomba maka satu hari sebelum lomba burung Murai Batu wajib mendapatkan perawatan berupa pengembunan, pemberian rebusan air kencur, memberikan jangkrik sebanyak dua ekor, dan kroto.

Demikianlah tips yang dapat dipelajari dari Om Agung Warok untuk melatih burung Murai Batu agar menjadi jawara. Selain itu juga yang perlu diingat dalam melatih burung Murai Batu adalah dibutuhkan kesabaran yang tinggi, konsisten, dan bisa memahami karakter dari si burung Murai Batu. Maka dengan membaca dan menerapkan apa yang tertulis di artikel ini diharapkan burung Murai Batu kesayangan para pembaca sekalian bisa sehebat burung Murai Batu milik Om Agung Warok yang bernama Amuba. Terimakasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
https://omkicau.com/2016/02/11/ketok-magic-murai-jawara-ala-om-agung-warok/
Sumber Gambar:
http://bungdimaz.blogspot.co.id/2016/02/ketok-magic-murai-jawara-ala-agung.html


Related Posts :