Kamis, 16 Februari 2017

Mengulik Penyebab Kematian pada Anakan Burung Murai Batu

Merawat burung Murai Batu mulai dari telur, anakan, sampai dewasa membutuhkan keuletan dan waktu yang tidak sebentar. Selain itu bagi pemilik burung Murai Batu juga mesti memiliki keterampilan dan keahlian untuk merawatnya agar Murai Batu yang dipelihara sejak kecil dapat tumbuh dewasa dan mampu diikutkan dalam kontes burung kicauan. Sebab tanpa adanya keahlian untuk merawatnya dapat berpotensi dalam mengembangbiakkannya akan mengalami kegagalan dikarenakan burung banyak yang mati sewaktu masih kecil atau anakan.


Gambar: Burung Murai Batu yang masih kecil atau piyikan

Murai Batu yang masih anakan lebih sulit dalam perawatannya ketimbang yang telah dewasa. Hal ini dikarenakan bentuk fisiknya yang masih lemah tanpa diselimuti bulu apapun dan mudah terserang beragam penyakit dari lingkungan di sekitar kandangnya. Selain itu burung Murai Batu yang masih anakan atau dikenal dengan istilah piyikkan sangat rentan mengalami kematian. Untuk itu pada artikel ini mencoba menguliknya agar diketahui penyebab yang dapat membunuh anakan burung Murai Batu. Adapun ulasannya dapat disimak di bawah ini:
  1. Temperatur suhu yang terlalu dingin
    Penyebab awal bagi anakan burung Murai Batu yang rentan mengalami kematian dikarenakan kondisi ruangan tempatnya berada memiliki suhu yang kurang hangat atau dingin. Anakan burung Murai Batu yang biasanya diletakkan pada inkubator khusus yang memiliki suhu ruangan diatur cukup hangat. Tujuannya agar burung Murai Batu yang masih anakan banyak bergerak dan nafsu makannya stabil. Sedangkan bila suhu ruangan inkubator ternyata lumayan dingin maka anakan burung Murai Batu lebih banyak tidur sambil berdekat-dekatan dengan anakan lainnya dan nafsu makannya pun menurun. Hal ini tentu dapat membuat tubuhnya menjadi lemah dan mudah terserang penyakit yang menyebabkan bisa mengalami kematian. Karenanya bila melihat anakan burung Murai Batu tidur saling berhimpitan satu dengan lainnya maka menandakan mereka sedang kedinginan dan segera arahkan lampu penghangatnya ke dekat mereka.

  2. Kondisi ruangan inkubator yang berjamur
    Penyebab lainnya kematian bisa menimpa anakan burung Murai Batu adalah kondisi ruangan tempatnya berada di inkubator yang berjamur. Inkubator yang dijadikan tempat untuk merawat anakan burung Murai Batu perlu suhu ruangan yang hangat. Apabila suhu di dalam ruangan inkubator berkondisi lembab maka potensi bertumbuhnya jamur pun dapat berkembang pesat. Tentunya hal tersebut bisa mengganggu kesehatan burung Murai Batu yang masih anakan dengan terserang penyakit gangguan pernapasan dan kekebalan tubuhnya. Bila sampai anakan burung Murai Batu terinfeksi penyakit gangguan pernapasan maka dapat berujung pada kematian.

  3. Kesalahan pakan yang dimakan anakan burung Murai Batu
    Satu penyebab yang bisa membuat anakan burung Murai Batu mati adalah salah dalam mengkonsumsi pakan yang semestinya jangan dulu dimakannya. Sebab tidak semua jenis pakan yang biasa disantap oleh burung dewasa boleh pula dikonsumsi bagi burung piyikkan. Biasanya burung Murai Batu yang masih anakan diberikan pakan yang tidak terlalu keras misalnya kroto yang masih segar, daging jangkrik, dan voer yang telah dihaluskan. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan alat pencernaan di dalam tubuh anakan burung Murai Batu dapat mencernanya dan menghindarkannya supaya tidak sampai tersedak makanan.

Demikianlah ulasan yang dipaparkan mengenai penyebab kematian pada anakan burung Murai Batu. Dengan membaca artikel ini sampai tuntas dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan kewaspadaan untuk semakin berhati-hati dalam merawat anakan burung Murai Batu. Dan semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
https://omkicau.com/2015/10/24/penyebab-dan-pencegahan-burung-piyikan-mati-muda/
http://kicau193.blogspot.co.id/2015/04/beberapa-penyebab-burung-mati-mendadak.html
Sumber Gambar:
http://www.mediaronggolawe.com/wp-content/plugins/doptg/uploads/PeLrZabmESkZYXBrcsL12XCHAYT3chMCLbaZ5fAaKZ9wP1XORzj8AYphTjHPadfcL.jpg


Related Posts :