Senin, 05 Juni 2017

Mewaspadai Tungau Merah Yang Menyerang Burung Murai Batu

Penyakit yang terjadi pada burung Murai Batu tidak hanya dikarenakan perubahan suhu udara ataupun jarang dimandikan dan dijemur. Sebab sakit yang diderita burung Murai Batu juga bisa dikarenakan adanya tungau yang menginfeksi tubuhnya. Tungau merupakan musuh utama bagi jenis burung ocehan apapun termasuk Murai Batu yang dapat menyerang berbagai organ tubuhnya hingga menimbulkan rasa sakit. Biasanya burung Murai Batu yang terinfeksi tungau akan terganggu bagian sistem pernapasan, kantung udara, hingga pori-pori tubuhnya. Untuk itu pada kali ini sengaja mengulas tentang salah satu jenis tungau yang cukup berbahaya bagi burung Murai Batu dan jenis burung ocehan lainnya. Adapun nama tungau tersebut adalah Tungau Merah.

Tungau Merah yang memiliki nama latin Dermanyssus gallinae merupakan sejenis hewan yang berukuran sangat kecil dengan delapan tungkai mirip seperti laba-laba. Sesuai dengan namanya bahwa ciri yang paling bisa dikenali dari Tungau Merah adalah warna tubuhnya yang merah. Selain itu semua jenis tungau termasuk Tungau Merah adalah hewan mikro yang hidupnya selalu menumpang di tubuh makhluk hidup yang lebih besar tanpa terkecuali burung Murai Batu. Hanya saja bagi Tungau Merah yang tinggal di tubuh burung Murai Batu biasanya akan mengisap darah sebagai makanannya. Yang tentunya hal ini berbeda dengan jenis Tungau Kantung Udara yang hanya menyerang bagian kantung udara dan menyebabkan burung kesulitan bernapas serta berkicau.


Gambar: Tungau Merah

Sedangkan bagi burung Murai Batu yang terjangkiti Tungau Merah seringnya gejala yang dialami akan menyebabkan pori-pori kulit berubah menjadi merah seperti terkena gigitan. Selain itu, burung pun akan lebih sering gelisah dengan melompat dari atas ke bawah dalam waktu yang agak lama. Burung pun akan merasakan kulitnya gatal hingga akhirnya mematuki bulu-bulu sampai merasa gatalnya hilang. Lalu burung Murai Batu pun akan merasakan lemas dan berdampak pada mulai jarangnya berkicau hingga bila sampai parah bisa berujung macet bunyi.

Sebagai tungau pengisap darah kemampuannya hinggap di tubuh burung Murai Batu tidaklah terlalu sulit. Sebab Tungau Merah berpindah ke tubuh mangsanya dengan cara melompat dari mangsa lamanya. Tungau Merah ini pun kadang memanfaatkan sangkar burung Murai Batu sebagai habitat sementaranya untuk tinggal di tubuh burung dengan mengisap darah dan melakukan reproduksi. Selain itu, aktifnya Tungau Merah menyerang burung Murai Batu dengan cara mengisap darah biasanya dilakukan pada saat sore menjelang atau sewaktu burung memasuki jam istirahatnya. Durasi pengisapan darah yang dilakukan Tungau Merah terbilang cukup lama yang mencapai 1 sampai 2 jam lamanya. Apalagi tempat tinggal tungau berbahaya ini seringnya mendiami area sangkar mulai di lantai, tempat pakan, maupun jeruji sangkar.

Agar burung Murai Batu tidak sampai terserang Tungau Merah dibutuhkan keuletan dari pemiliknya dengan rutin membersihkan sangkar agar tidak ada satupun Tungau Merah yang membangun sarang di situ. Selain itu, sangkar yang ditinggali oleh burung Murai Batu perlu mendapatkan perawatan dengan memperhatikan tingkat kerusakan sangkar. Sebab Tungau Merah akan memanfaatkan sangkar burung yang kurang terawat dengan terdapatnya celah di bagian bawah jerujinya. Untuk itu memang perlu tetap membersihkan sangkar burung dengan cara dicuci pakai air bersih dan desinfektan agar Tungau Merah tidak lagi bisa menyerang siapapun. Bila burung Murai Batu terlanjur terkena Tungau Merah maka sebaiknya diasingkan terlebih dahulu dengan diberikan fasilitas karantina. Tujuannya agar burung lain yang berada dekat dari burung Murai Batu tidak terjangkit wabah Tungau Merah. Nah, itulah penjelasan seputar Tungau Merah yang dikenal sebagai penghisap darah burung Murai Batu dan jenis burung ocehan lainnya. Dengan membaca artikel ini sampai tuntas dapat menambah rasa waspada Anda sekalian agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan kebersihan burung Murai Batu supaya tidak terjangkit wabah Tungau Merah. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.burunghobi.com/cara-basmi-tungau-merah-pada-burung/
2. http://www.agrobur.com/2016/01/cegah-dan-atasi-tungau-merah-drakula.html

Sumber Gambar:
https://omkicau.com/wp-content/uploads/2012/12/mite40422-e1355811282374.jpg?w=300


Related Posts :